Friday, May 17, 2013

Complaint (part 2)

kalau kemaren ceritanya tentang ibu ibu yang komplen alias protes,kali ini cerita tentang saya yang komplen...
tanggal 9  mei kemaren, anak saya , Caleb, ultah yg ke 3. berhubung tanggal tersebut pas hari libur, ya udah deh makan makannya siang aja.
saya pilihlah makan suki di salah satu mal PVJ. sebelumnya, hari minggu nya, saya dah coba makan disana. pas minggu itu, discount 50%, ditambah makanannya enak. cocoklah rebus rebusan untuk saat ini, mengingat beberapa anggota keluarga ada yang sudah terkena kolesterol.
Datanglah kami sekeluarga besar, org makan disana 12 , sekitar jam 11 siang.
karena di dalam dah penuh, saya pilih di luar untuk makan siang.
Saya tanya pelayannya, apakah berlaku discount? Jawab pelayan itu, tidak , karena ini hari libur.
Ya sudahlah...

Akhirnya kami memilih makanan, pelayanan menyiapkan peralatan makan, dan seperti biasa, saya meninta menu. Menu diberikan, namun tidak ada pelayan yang melayani.

Begitu juga dengan peralatan makan, kakak ipar dan suami saya mengambil sendiri peralatan makan
Sampai setengah kami makan, untuk memesan minuman saja kami harus teriak teriak memanggil pelayan.

Begitu say amau bayar, ada service charge disitu sebesar 5%, wajar sih..tapi kalau dari tadi kaga dilayani, rasanya empet banget harus bayar segitu.

Saya bilang sama cashier, ini saya harus bayar service charge, tapi dari tadi saya ga merasa dilayani, peralatan makan aja ambil sendiri, manggil pelayan harus teriak teriak. jadi ngapai saya harus bayar service charge?
Bagian cashier cum abilang, maaf bu, kita lagi penuh, pelayan belum masuk semua..
Ya ampun, ga profesional banget sih
Dengan tarif makan yang cukup tinggi, menurut saya, pelayanan dan jawaban seperti itu tidak layak diberikan pada konsumen
Setelah saya protes, ada pelanggan lain yang protes dengan hal yang sama, tidak dilayani dan makanan keluarnya lama sekali

Saya juga punya toko, service adalah nomor 1, service tidak memuaskan, orang males untuk balik lagi.
Balik lagi makan disana?
Saya pikir pikir lagi deh..
Kapok sama pelayanannya


No comments:

Post a Comment