Sunday, December 29, 2013

Grace After Grace

Grace After Grace
Natal di gereja saya taun ini temanya Grace After Grace . Kalau direnungkan, ehm…rasanya pas sekali tema ini dengan hidup yang saya jalani sekarang. Buat saya, hidup saya yang sekarang adalah anugerah demi anugerah. Dan saya rasa, bisa merasakan anugerah itu, adalah sebuah anugerah sendiri, karena tidak semua orang bisa menganggap itu suatu anugerah (haha..rumit ya)
Di penghujung tahun ini, saya mau share sedikit apa yang sudah  saya alami selama 34 tahun menjalani hidup ini. Lahir dari keluarga biasa cenderung pas -pas an, membuat saya tumbuh jadi anak yang berjuang. Hidup bagi saya bukan hal yang mudah,s emuanya perlu perjuangan. Jika ingin mendapatkan sesuatu , saya terbiasa mendapatkannya dengan perjuangan, termasuk  jika ingin mendapatkan nilai yang baik. Namun, jika saya melihat ke belakang, itulah cara Tuhan memebentuk saya melewati semuanya.
Ejekan dan cibiran teman sebaya,saya jadikan alasan untuk terus berusaha. Keadaaan yang sulit membuat saya jadi berppikir kreatif dan alasan saya untuk berjuang. Saya mempunya mama  yang luar biasa, beliau selalu llbilang, jadi perempuan itu harus serba bisa, jangan pernah menggantungkan hidup pada orang alain, itu yang saya pegang sampai sekarang.  Untuk sorang yang dekat dengan saya,s aya selalu bilang, modal saya tuh dengkul dan kemauan. Dengkul untuk berdoa dan keinginan untuk maju.
Ada badai yang harus saya lewati, saya bersykur kalau badai itu sudah mereda.  Kesalahan mengambil keputusan di masa lampau , membuat saya dan suami harus memulai hidup dari nol (minus malahan, karena menginggalkan banyak hutang). Saat melewati badai itu, saya jadi tahu, mana saudara, mana teman dan mana orang yang meremehkan. Untuk teman teman dan saudara yang tetap ada di sat itu, saya bersyukur, dan tentu akan mengingat terus mereka sebagai bagian dari perjuangan saya. Untuk yang meremehkan, saya ga mau komentar, setau saya, diatas langit masih ada langit, roda kehidupan berputar, semua ada waktunya, biarin ajalah….terserah kalian mau bilang apa.
Saat ini, walalupun keadaannya belum sempurna, tapi saya bersykur kalau semuanya sudah jadi lebih baik. Dan buat saya, kalau semuanya ini bisa berlalu , itu hanyalah anugerahNya semata. Ada saatnya, ketika semuanya begitu berat,,saya tidak bisa melihat anugerah Tuhan, saya hanya melihat kesulitan besar yang saya tidak tahu kapan akan berkahir. Sampai suatu saat saya sharing dengan seorang  teman, dan dia berkata : udahlah kamu berhenti  mempertanyakan semuanya, biar itu tetap jadi misteri. Saat itulah saya mulai berhenti  bertanya tanya, dan saat itulah saya bisa melihat Tuhan buka jalan satu per satu untuk hidup yang lebih baik.
Satu hal menarik yang saya pelajari tahun ini, mata saya terbuka untuk satu anugerah yang namanya : Anugerah untuk menikmati apa yang tidak kita miliki…(haha..agak konyol  kan namanya?). Dulu saya tidak mengerti dan rasanya kok tidak bisa diterima akal sehat, tapi, baru tahun ini saya menyadarinya.
Seperti yang saya bilang tadi, karena sayan dan suami sedang memulai  dari nol, sekarang ini kita ga punya mobil. Yang unik adalah, walaupun kita tidak punya mobil, tapi saya bisa pake mobil jika saya membutuhkannya. Mama saya menawarkan mobil untuk saya pakai, dan mama mertua juga megijinkan saya  utnuk memakai mobilnya. BErhubung dari kecil , sama mama saya tuh ga dibiasain pinjem barang orang, makanya, kalau mau pake mobil orang lain itu, kok rasanya ga enak banget….kalau pake punya mama sih masih okelah, Cuma kalau pake mobil mertua, tetep aja ada rasa sungkan..Nah, disinilah saya belajar melihat anugerah, saya melihat ini sebagai berkat yang tak terkira.  
Satu lagi , di akhir tahun ini, saya kembali dapat pinjaman mobil..haha…sepupu saya pergi ke luar kota dan menitipkan mobilnya di rumah selama 2 minggu.  Wow….amazing buat saya….dan beberapa hari ini saya menyadari bwaha dalam diri saya banyak talenta yang Tuhan berikan, kadang kurang saya sadari, yang itu bisa saya kembangkan terus.
Selalu ada pelangi sesudah hujan. Saya bersyukur untuk semua yang boleh terjadi. Bersyukur boleh mengakhiri tahun 2013 ini.
Mazmur 23:1-3 Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang. Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena namaNya
Soli Deo Gloria
(Segala Kemuliaan Hanya Bagi Tuhan)